Asuransi Berjangka Lanjutan (Extended Term Insurance / ETI Option)
Definisi Ringkas
Opsi hak tanpa pelepasan hak (*non-forfeiture option*) dalam polis asuransi jiwa tradisional yang mengubah polis menjadi asuransi jiwa berjangka murni (*term insurance*) dengan mempertahankan nilai Uang Pertanggungan yang sama besar dengan polis awal. Seluruh nilai tunai neto polis digunakan sebagai premi tunggal untuk membiayai proteksi tersebut selama jangka waktu tertentu (sejumlah tahun dan hari) yang ditentukan secara aktuaria hingga nilai tunai habis.
Ulasan Mendalam & Penerapan Teknis Polis
Extended Term Insurance (ETI) adalah opsi non-forfeiture alternatif yang memprioritaskan pemeliharaan besaran santunan maksimal 100% dengan mengorbankan durasi perlindungan.
Mekanisme Aktuaria Penentuan Durasi Perlindungan
Nilai tunai neto yang tersedia (CSV_{netto} = CSV_t - Hutang Polis) digunakan sebagai premi tunggal bersih untuk membeli asuransi berjangka (Term Insurance) dengan Uang Pertanggungan baru sebesar SA_{ETI} = SA_{original} - Hutang Polis.
Aktuaris mencari durasi waktu perpanjangan m tahun dan d hari sedemikian rupa sehingga:
CSV_{netto} = SA_{ETI} × A^1_{x+t:\overline{m}|}
di mana A^1_{x+t:\overline{m}|} = Σ_{k=0}^{m-1} v^{k+1} × _k p_{x+t} × q_{x+t+k}.
Kasus Khusus: Pure Endowment pada Polis Dwiguna
Pada polis Dwiguna (Endowment), jika nilai tunai neto yang dimiliki nasabah melebihi biaya premi tunggal untuk membeli perlindungan berjangka hingga akhir sisa masa polis semula (n-t), maka durasi term dibatasi maksimal hanya sampai tanggal jatuh tempo awal. Sisa kelebihan nilai tunai dialokasikan untuk membeli manfaat Pure Endowment (A^{\ \ 1}_{x+t:\overline{n-t}|}), yang dibayarkan tunai kepada tertanggung jika ia masih hidup pada tanggal jatuh tempo.
Komparasi Strategis: RPU vs ETI
Ketentuan Polis Tambahan
Sama halnya dengan RPU, pengaktifan opsi ETI mengakibatkan seluruh rider kesehatan, rawat inap, dan penyakit kritis gugur secara permanen.
---